PENGARUH PENDIDIKAN SEKS TERHADAP PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.54184/00eha147Keywords:
pendidikan seks, remaja, perilaku seksualAbstract
Remaja termasuk dalam kelompok usia yang rentan melakukan tindakan seksual tidak aman karena tingginya keingintahuan dan terbatasnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Edukasi seks yang menyeluruh diharapkan dapat memberikan pemahaman dan persepsi yang lebih baik bagi remaja dalam mencegah tindakan seksual berbahaya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak pendidikan seks terhadap peningkatan wawasan dan persepsi remaja terkait pencegahan perilaku seksual berisiko. Design yang dipakai adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sebanyak 60 pelajar SMA di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dipilih secara purposif sebagai sampel. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang menilai wawasan dan persepsi remaja tentang seksualitas. Analisis data memakai uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata pengetahuan dari 65,3 menjadi 85,7 dan rerata sikap dari 70,2 menjadi 88,5 setelah intervensi, dengan nilai p=0,000 (<0,05). Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa pendidikan seks memiliki dampak yang signifikan terhadap upaya pencegahan perilaku seksual tidak aman pada remaja. Oleh karena itu, pendidikan seks disarankan untuk diintegrasikan secara teratur di sekolah guna meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab remaja terkait kesehatan reproduksi.